JAMBI – Dalam rangka memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama Ramadan 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyediakan 4.000 paket bahan pangan murah. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.
Wali Kota Jambi, Maulana, menyatakan bahwa program ini merupakan langkah nyata Pemkot dalam menjamin ketersediaan pangan dengan harga stabil.
“Ada 4.000 paket yang disediakan selama Gerakan Pangan Murah ini. Pada peresmian hari ini, tersedia 500 paket yang langsung bisa dibeli oleh warga,” ujar Maulana di Jambi, Selasa (4/3/25).
Diketahui, selama bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri, kebutuhan rumah tangga mengalami peningkatan yang signifikan. Untuk mengatasi lonjakan permintaan ini, Pemkot Jambi hadir dengan solusi pangan murah yang diharapkan mampu menekan harga di pasaran.
“Permintaan meningkat, suplai kita tambah agar harga tetap stabil dan tidak ada masalah,” tambah Maulana.
Tak hanya bahan pangan, Pemkot Jambi juga turut menyediakan gas LPG bersubsidi 3 kilogram sebanyak 1.000 tabung dalam kegiatan ini. Sehingga, masyarakat bisa memperoleh gas dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.
Gerakan Pangan Murah ini mendapatkan respons yang luar biasa dari warga Kota Jambi. Sejak pagi hari, ratusan warga sudah memadati area Tugu Keris Siginjai, tempat berlangsungnya program tersebut, untuk mendapatkan beras, sayuran, dan bahan pangan lainnya dengan harga lebih murah dibandingkan di pasar tradisional.
Salah satu warga Jambi mengaku rela antre panjang demi mendapatkan beras dengan harga lebih murah.
“Kalau di pasar, beras SPHP dijual Rp63 ribu per lima kilogram. Di sini, saya bisa membelinya seharga Rp60 ribu per lima kilogram, lumayan lebih hemat,” ungkapnya.







