Penanganan kedaruratan bencana hidrometeorologi, kata Dia, dilakukan secara terpadu dan cepat sehingga dapat meminimalisir dampak terhadap masyarakat.
Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan pemantauan terkait pembuatan posko apakah nanti ada di setiap kecamatan atau hanya di Kabupaten saja.
“Nanti kami akan melihat kondisi apakah posko itu hanya di Kabupaten, tapi yang jelas pihak BPBD akan menurunkan personil dimasing-masing posko,” bebernya.
Sementara itu, Pj Bupati Muaro Jambi Raden Najmi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh camat dan OPD terkait yang telah cepat tanggap dalam menyikapi bencana yang terjadi.
“Tadi kita sudah dengar paparan dari kepala BMKG Jambi, dengan paparan tadi, bahwa kita harus siap siaga, Tim Kabupaten harus solid, terutama di OPD nya masing masing, komunikasi diperbaiki, saya juga bangga kita di backup dengan TNI/olri dalam penanggulangan bencana yang terjadi,” ujar Pj Bupati Raden Najmi.
Pj Bupati Raden Najmi juga menyebutkan, dengan beberapa kejadian dan mendengar dari hasil Rakor yang telah dilaksanakan serta untuk meningkatkan penanganan, perlu adanya peningkatan status.
Penetapan peningkatan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi ini sebagai upaya mengantisipasi meluasnya dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang di Kabupaten Muaro Jambi. (one)







