Parkir diatur sedemikian rupa agar lalu lintas di sekitar gereja tetap lancar, termasuk dengan bantuan petugas parkir dan sukarelawan dari gereja.
Jemaat diimbau untuk datang lebih awal agar mendapatkan tempat parkir yang nyaman, sedangkan Jemaat yang rumahnya dekat dianjurkan untuk berjalan kaki atau berbagi kendaraan guna mengurangi kepadatan parkir.
Untuk tingkat kemananan sekitar gereja menurut informasi yang di dapat dari Pak Fajar selaku kemananan DPP, pihak gereja sudah bekerja sama dengan tim Gegana, Brimob, K9, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk memastikan pengamanan di area gereja selama misa dan acara Natal.
Pamobvit, Intel Polda beserta Intel Polresta pun ikut hadir untuk pengamanan di sekitar Gereja. Pos pengamanan biasanya didirikan di sekitar gereja untuk memantau situasi dan memberikan respon cepat terhadap segala potensi gangguan.
Sedangkan untuk internal di dalam gereja, pihak gereja sudah membentuk tim keamanan internal yang terdiri dari sukarelawan jemaat. Mereka bertugas mengatur alur jemaat, menjaga area parkir, dan memantau aktivitas di sekitar gereja.
Pihak gereja sering mengingatkan jemaat untuk menjaga barang pribadi mereka, seperti tas dan ponsel, serta menghindari meninggalkan barang berharga di kendaraan. Jemaat dianjurkan untuk tetap tenang dan waspada selama misa berlangsung. (one)







