Harga Token Listrik Terbaru 27 Oktober–2 November 2025: Beli Rp 50 Ribu Bisa Tahan 2 Minggu?

Seorang warga memasukkan kode token listrik ke meteran di rumahnya, Senin (27/10/2025).
  • 450 VA: Rp 325/kWh
  • 900 VA: Rp 455/kWh
  • 1.300 VA: Rp 708/kWh
  • 2.200 VA: Rp 760/kWh

Rumah Tangga Subsidi

  • R-1/TR 450 VA: Rp 415/kWh
  • R-1/TR 900 VA: Rp 605/kWh

Contoh, pelanggan rumah tangga 900 VA non-subsidi di Jakarta membeli token listrik Rp 50.000.
Tarif listrik golongan ini Rp 1.352/kWh, dengan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar 2,4%.

Bacaan Lainnya

Perhitungannya:

(Rp 50.000 – 2,4%) ÷ Rp 1.352
= (Rp 50.000 – Rp 1.200) ÷ Rp 1.352
= Rp 48.800 ÷ Rp 1.352
= 36,09 kWh

Jadi, pelanggan akan mendapatkan sekitar 36 kWh listrik dari token Rp 50.000.

Menurut Subuh Pramono, dosen Teknik Elektro Universitas Sebelas Maret (UNS), konsumsi listrik rumah tangga kecil biasanya 2–2,5 kWh per hari, tergantung jumlah penghuni dan pemakaian alat elektronik.

Artinya:

  • Jika pemakaian 2 kWh/hari → token Rp 50.000 tahan ±18 hari
  • Jika pemakaian 2,5 kWh/hari → tahan ±14 hari

Dengan kata lain, token Rp 50.000 bisa bertahan sekitar dua minggu, tergantung gaya hidup dan penggunaan listrik harian.

Harga token listrik memang tetap stabil, tapi lama tidaknya daya tahan listrik di rumah sangat tergantung pada pola pemakaian.

Jadi, jika ingin token Rp 50.000 lebih awet, matikan perangkat yang tidak terpakai dan hemat pemakaian listrik setiap hari. (one)

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *