“Janganlah kalian saling mendengki, saling menipu, saling membenci, dan saling membelakangi. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.” (HR. Muslim, no. 2563)
Orang yang iri sering kali tidak ingin melihat orang lain mendapatkan keberhasilan, sehingga berusaha menghalangi rezeki mereka. Padahal, dalam Islam, kita diajarkan untuk bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah dan mendoakan kebaikan bagi sesama.
4. Dampak Menutup Rezeki Orang Lain
Menutup rezeki orang lain tidak hanya berdampak pada orang yang dirugikan, tetapi juga kepada pelaku sendiri. Beberapa dampak buruknya adalah:
- Dosa yang akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Dalam hadis qudsi, Allah berfirman: “Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya Aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku pun mengharamkannya di antara kalian, maka janganlah kalian saling menzalimi.” (HR. Muslim, no. 2577)
- Hilangnya keberkahan dalam hidup, baik dalam rezeki, keluarga, maupun ketenangan hati.
- Rusaknya hubungan sosial, karena perbuatan tersebut akan menimbulkan permusuhan dan kebencian.
- Balasan buruk di dunia, karena siapa yang menutup jalan rezeki orang lain bisa saja mengalami kesulitan rezeki dalam hidupnya sebagai bentuk balasan dari Allah SWT.
5. Solusi dalam Islam
Sebagai umat Islam, kita harus menjauhi perbuatan menutup rezeki orang lain dan sebaliknya membantu sesama dalam mencari nafkah. Beberapa langkah yang dapat kita lakukan adalah:
- Membantu sesama dalam mencari rezeki, baik dengan memberikan kesempatan kerja, berbagi ilmu, atau membantu dalam bisnis.
- Menjaga hubungan baik dengan orang lain, agar tidak ada iri hati atau persaingan yang tidak sehat.
- Bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah, sehingga tidak merasa iri terhadap orang lain.
- Bertawakal kepada Allah, karena rezeki sudah ditentukan dan tidak perlu takut kekurangan.
Allah berfirman:
“Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. At-Talaq: 2-3)
Menutup rezeki orang lain merupakan perbuatan yang dilarang dalam Islam karena termasuk dalam kategori kezaliman dan dapat merusak hubungan sosial.
Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk membantu sesama dalam mencari rezeki dan menjauhi sifat iri dan dengki. Dengan menanamkan nilai-nilai keikhlasan dan tawakal kepada Allah, kita akan hidup dalam keberkahan dan ketenangan. (one)







