Untuk pembayaran pajak tahunan, kamu masih bisa melakukannya tanpa harus menunjukkan KTP pemilik lama, asalkan:
- Kendaraan tersebut masih terdaftar di Samsat dan pajaknya belum jatuh tempo atau menunggak.
- Kamu membawa STNK asli dan BPKB motor.
Kamu bisa langsung datang ke Samsat atau menggunakan aplikasi e-Samsat (jika daerahmu sudah mendukung), untuk membayar pajak tahunan atau SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) yang menjadi bagian dari pembayaran pajak kendaraan.
b. Penggunaan Surat Kuasa
Jika kamu tidak memiliki KTP pemilik lama, beberapa Samsat memungkinkan kamu untuk membayar pajak dengan surat kuasa yang sah dari pemilik sebelumnya. Surat kuasa ini harus mencantumkan identitas pemilik lama dan pihak yang mewakili untuk membayar pajak. Pastikan surat kuasa ini dilengkapi dengan tanda tangan yang sah.
3. Proses Balik Nama Kendaraan
Meski pajak motor bekas bisa dibayar tanpa KTP pemilik lama, sangat disarankan untuk melakukan balik nama kendaraan ke atas nama kamu. Selain membuat status kepemilikan lebih jelas, balik nama juga akan mempermudah berbagai proses administratif lainnya seperti pembayaran pajak kendaraan yang lebih lancar ke depannya.
Langkah-langkah Balik Nama Motor Bekas:
- Siapkan dokumen: KTP pemilik baru, STNK, BPKB, dan surat jual beli motor.
- Datang ke Samsat: Pergi ke kantor Samsat terdekat untuk melakukan proses balik nama kendaraan. Biasanya akan ada biaya tambahan untuk proses ini.
- Verifikasi dan Pembayaran: Setelah dokumen diperiksa dan proses verifikasi selesai, kamu akan diminta untuk membayar biaya administrasi balik nama.
- Terima STNK dan BPKB Baru: Setelah balik nama selesai, kamu akan mendapatkan STNK dan BPKB yang tertera atas nama kamu.
4. Bayar Pajak Motor Bekas Secara Online
Beberapa daerah di Indonesia telah menyediakan fasilitas bayar pajak motor secara online melalui aplikasi atau website resmi e-Samsat. Di aplikasi ini, kamu bisa mengecek besaran pajak motor yang harus dibayar dan melakukan pembayaran langsung tanpa perlu datang ke kantor Samsat. Namun, pastikan motor tersebut terdaftar dengan baik di Samsat dan tidak ada tunggakan pajak.
5. Keuntungan Membayar Pajak Motor Bekas
Membayar pajak motor bekas secara tepat waktu memiliki beberapa keuntungan:
- Menghindari denda: Pembayaran tepat waktu menghindarkanmu dari denda atau bunga keterlambatan.
- Status kendaraan lebih jelas: Dengan membayar pajak dan melakukan balik nama, kamu memastikan status kepemilikan kendaraan lebih sah.
- Lancar proses administrasi: Semua urusan terkait motor, seperti perpanjangan STNK atau proses jual beli di kemudian hari, akan lebih mudah.
6. Tips Membayar Pajak Motor Bekas
- Cek status pajak terlebih dahulu: Sebelum datang ke Samsat, pastikan pajak motor tidak menunggak. Kamu bisa cek status pajak melalui aplikasi e-Samsat atau mengunjungi Samsat terdekat.
- Bawa dokumen lengkap: Pastikan kamu membawa STNK, BPKB, dan surat jual beli untuk mempermudah proses.
- Jika perlu, lakukan balik nama: Jika memungkinkan, lakukan balik nama segera setelah membeli motor bekas untuk kejelasan status kepemilikan.
Bayar pajak motor bekas tanpa KTP pemilik lama memang bisa dilakukan, terutama untuk pajak tahunan. Namun, sangat disarankan untuk segera melakukan balik nama agar status kendaraan lebih jelas dan menghindari kendala administratif di masa depan.
Dengan memanfaatkan layanan online atau e-Samsat yang sudah tersedia, proses pembayaran pajak kendaraan pun bisa lebih mudah dan praktis. Jangan lupa selalu cek status pajak kendaraan dan bayar tepat waktu! (one)













