Keluhan yang Sering Muncul di Yamaha NMAX Neo: dari CVT “Gredek” sampai Aki Tekor

Detail Lampu dan Fairing Depan Yamaha NMAX Neo.

Gejala

  • Tarikan terasa putus-putus di putaran tertentu
  • Respons gas tidak linear, terutama setelah lama dipakai/BBM kurang bersih

Antisipasi

Bacaan Lainnya
  • Pakai BBM sesuai rekomendasi dan servis berkala (filter/injektor) bila gejala berulang.

4. Indikator “engine check” menyala (sering dikaitkan sensor CPS yang sensitif)

Pada All New NMAX, salah satu keluhan yang sempat banyak dibahas adalah lampu engine check menyala, yang diberitakan dapat dipicu oleh sensor CPS (crankshaft position sensor) yang terlalu sensitif.

Yang sebaiknya dilakukan

  • Jangan panik, tapi juga jangan diabaikan: lakukan pembacaan/pengecekan sesuai prosedur bengkel, terutama jika performa ikut turun.

5. Air radiator cepat berkurang: waspada water pump dan kebocoran

Untuk NMAX yang sudah pendingin cairan, coolant yang cepat habis sering berujung pada temuan klasik: kebocoran (selang/radiator) atau water pump yang mulai bermasalah. Media otomotif mengingatkan tanda kebocoran water pump bisa berupa bekas kerak/jejak coolant di area tertentu, dan sebaiknya segera ditangani agar tidak merembet menjadi overheat.

Baca Juga:  Yamaha XMAX Versi Mini, Alternatif Murah Meriah untuk Penggemar Maxi Scooter

6. Suspensi belakang bocor/performanya turun

Masalah shock belakang bocor juga beberapa kali diangkat media. Solusinya tidak selalu harus ganti satu set; ada kasus yang dibahas bisa ditangani dengan penggantian part tertentu (tergantung tingkat keausan).

7. Mesin berisik/“klotok” (sering dikaitkan tensioner rantai keteng)

Bunyi kasar/klotok pada NMAX kerap ditautkan ke tensioner rantai keteng yang melemah/aus sehingga tegangan rantai berkurang dan memunculkan suara.

Sebagian keluhan di atas sifatnya “penyakit kelas” skutik harian terutama yang terkait CVT, injeksi, kelistrikan, dan pendingin. Kuncinya ada di dua hal: servis berkala dan respons cepat saat gejala awal muncul, apalagi untuk isu kelistrikan/engine check yang sebaiknya ditangani lewat prosedur bengkel.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *