Portalone.net – Semburan air bercampur cairan yang diduga mengandung minyak bumi muncul dari sumur bor di Desa Panyaksagan, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Peristiwa tersebut terjadi sejak Rabu (7/1/2026) dan menarik perhatian warga sekitar.
Kepala Desa Panyaksagan, Sujak, mengatakan kemunculan cairan itu membuat warga berdatangan ke lokasi sumur bor. Warga membawa berbagai wadah seperti botol, jeriken, hingga galon bekas air mineral untuk mengambil cairan tersebut.
“Iya, banyak warga yang ambil karena penasaran,” kata Sujak, Jumat (9/1/2026).
Selain rasa penasaran, Sujak menyebut sebagian warga meyakini cairan tersebut memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti cara pengobatan yang dilakukan warga.
“Ada juga yang percaya secara mistis. Jadi cairan itu dikira bisa menyembuhkan penyakit,” ujarnya.
Menurut Sujak, cairan yang diduga minyak bumi tersebut berwarna hijau keruh dan mengeluarkan aroma menyerupai minyak tanah yang bercampur oli. Ia mengaku telah melihat langsung cairan tersebut di lokasi sumur bor.
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pihak desa telah mengimbau warga agar tidak mendekati lokasi sumur dan tidak menyalakan api di sekitar area tersebut. Lokasi juga telah diberi pembatas demi keselamatan warga.
“Sudah kami beri batas agar warga tidak mendekat, karena kami khawatir membahayakan,” kata Sujak.
Sementara itu, Holik, salah satu warga setempat, mengatakan cairan tersebut dimanfaatkan sebagian warga untuk membakar kayu dan sampah. Menurutnya, cairan itu tidak digunakan sebagai bahan bakar kendaraan karena kondisinya yang kotor.
“Banyak warga di sini masih pakai tungku, jadi dipakai untuk bakar kayu dan sampah saja. Kalau untuk kendaraan tidak,” ujarnya.
Sebelumnya, warga Desa Panyaksagan dikejutkan dengan munculnya cairan berwarna gelap saat pengeboran sumur di halaman rumah warga. Pengeboran yang ditargetkan mencapai kedalaman 120 hingga 125 meter itu telah berlangsung selama 11 hari. Namun, pada kedalaman sekitar 105 meter, muncul cairan berwarna hijau gelap yang berbau gas dari lubang bor.
Sejumlah warga bahkan mencoba menyulut cairan tersebut dengan korek api, dan cairan itu dilaporkan dapat menyala.

