Portalone.net – Gubernur Jambi Al Haris melakukan kunjungan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Al Falah, Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu (1/3/2026) malam.
Dalam kunjungan di masjid tertua di Kabupaten Bungo tersebut, Al Haris merespons langsung aspirasi warga terkait kebutuhan infrastruktur jembatan yang krusial bagi mobilitas dan ekonomi kerakyatan.
Fokus utama dalam dialog bersama warga adalah rencana pembangunan Jembatan Empelu yang akan menghubungkan Dusun Empelu menuju Embacang Gedang. Jembatan sepanjang 120 meter ini diproyeksikan membelah Sungai Batang Tebo.
Al Haris mengungkapkan, estimasi awal anggaran untuk proyek tersebut mencapai Rp 30 miliar. Ia pun menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi untuk segera berkoordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Bungo guna melakukan kajian teknis.
“Besok saya minta tim dari Dinas PU Provinsi turun bersama Dinas PU Bungo untuk menghitung secara detail. Ini kebutuhan masyarakat. Kalau memungkinkan, kita upayakan bertahap, apakah bisa tahun ini atau tahun depan,” ujar Al Haris dalam keterangannya, Minggu malam.
Menurut Al Haris, infrastruktur ini bukan sekadar akses jalan, melainkan investasi jangka panjang untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga di beberapa desa sekitar.
Menghormati Jejak Sang Inisiator Jambi
Kunjungan ke Dusun Empelu memiliki makna historis tersendiri bagi Al Haris. Ia mengenang sosok almarhum H. Hanafi, putra asli Empelu yang dikenal sebagai salah satu inisiator berdirinya Provinsi Jambi.
“Malam ini saya berada di kampung inisiator pendiri Provinsi Jambi, almarhum Bapak H. Hanafi. Kita bangga Provinsi Jambi lahir dari perjuangan orang tua kita,” ucapnya di hadapan jamaah.
Selain rencana jembatan, Al Haris juga menyoroti kondisi jalan provinsi dari Simpang Tanah Tumbuh hingga Limbur sepanjang 60 kilometer yang membutuhkan penanganan segera.
Baca Juga:
Kolaborasi Bantuan Sosial dan Stunting
Tak hanya membawa agenda infrastruktur, Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemkab Bungo dan BAZNAS juga menyalurkan sejumlah bantuan sosial:
-
Bantuan Masjid: Dana CSR Bank Jambi total Rp 30 juta (Rp 20 juta dari Pemprov dan Rp 10 juta dari Pemkab Bungo).
-
Santunan BAZNAS: Bantuan untuk 30 fakir miskin dan alat bantu kursi roda.
-
Penanganan Stunting: Melalui program ASN Peduli Stunting, disalurkan 20 paket bahan pangan bergizi (beras, telur, kacang hijau, dan biskuit) untuk keluarga berisiko.
Laporan Pembangunan Kabupaten Bungo
Bupati Bungo Dedy Putra dalam kesempatan yang sama melaporkan sejumlah progres pembangunan yang didukung oleh Pemprov Jambi. Di antaranya adalah peningkatan ruas jalan Batang Uleh sepanjang 32 kilometer yang menghubungkan 11 desa.
Selain itu, sektor pengairan juga menjadi prioritas. “Pembangunan irigasi di Tanah Bekali-Empelu saat ini mampu mengairi lebih dari 1.500 hektare sawah. Tahun ini kami usulkan tambahan anggaran sekitar Rp 40 miliar untuk pengembangan jaringan irigasi tersebut,” papar Dedy.
Safari Ramadhan ini ditutup dengan harapan dari tokoh masyarakat setempat, Datuk Rio Dusun Empelu H.M. Thohir, agar sinergi pembangunan antara tingkat provinsi dan kabupaten terus berlanjut demi kesejahteraan petani dan warga pelosok.






