Respons Menkeu: dorong otomatisasi, IT, dan AI
Purbaya menyebut usulan otomatisasi di Bea Cukai dapat dipakai, misalnya untuk monitoring produksi rokok agar pengawasan lebih akurat dan berjalan real time. Ia mengaku sudah melihat teknologi yang ditawarkan dan menyebut implementasi tinggal menunggu proses negosiasi harga perangkat.
Di sisi lain, Purbaya juga melaporkan progres pembenahan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui penguatan teknologi informasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
Pemerintah, antara lain, memasang dan menambah scanner di Pelabuhan Tanjung Priok, serta menyiapkan sistem AI untuk membantu verifikasi harga barang dengan pembanding data pasar/marketplace dan menarik pembanding harga ke pusat untuk mengurangi ruang “permainan” di daerah.
Purbaya menargetkan sistem AI DJBC dapat beroperasi penuh pada Maret 2026. Ia juga menyatakan pemerintah memberi waktu sekitar satu tahun bagi perbaikan kinerja, dan menyiapkan opsi langkah tegas bila reform tak menunjukkan hasil. (one)







