“Dari olah TKP, kami mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk 12 selongsong peluru. Ini akan diuji di laboratorium forensik untuk mengidentifikasi sumber tembakan dan memastikan rangkaian kejadian secara detail,” kata Irjen Helmy.
Sementara itu, Komandan Korem 043 Garuda Hitam, Brigjen Rikas Hidayatullah, menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini. “Saat ini, satu pelaku oknum TNI telah diamankan oleh Polisi Militer. Kami terus berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk menuntaskan kasus ini,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi sekitar pukul 16.50 WIB saat tim kepolisian melakukan penggerebekan di lokasi perjudian sabung ayam.
Dalam situasi yang masih diselidiki lebih lanjut, terjadi insiden penembakan yang mengakibatkan tiga anggota kepolisian tewas di tempat.
Setelah insiden tersebut, kedua oknum TNI yang diduga sebagai pelaku akhirnya menyerahkan diri. “Mereka menyerahkan diri semalam dan langsung dijemput oleh tim gabungan dari Kodim/Korem dan Polisi Militer,” ungkap Kolonel Eko.
Pihak kepolisian dan TNI memastikan bahwa kasus ini akan ditangani secara transparan dan profesional. Investigasi akan terus dilakukan untuk mengungkap apakah ada motif lain di balik insiden ini, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam aktivitas perjudian tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan berbagai spekulasi. Tim gabungan bekerja keras untuk mengungkap fakta secara objektif,” tegas Irjen Helmy. (one)







