6. Sakit Kepala Episodik
Sakit kepala tipe tegang yang terus-menerus dapat berkembang menjadi sakit kepala episodik. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit di mana saja di kepala, termasuk di bagian belakang kepala, dan terjadi selama tiga hari berturut-turut. Sakit kepala episodik juga dapat dipicu oleh konsumsi minuman beralkohol, cedera leher, kelelahan, ketegangan otot mata, atau dehidrasi.
7. Neuralgia oksipital
Neuralgia oksipital adalah kondisi ketika terjadi peradangan pada saraf oksipital yang terletak di bagian belakang kepala. Kondisi ini sering menimbulkan gejala seperti rasa sakit yang tajam dan menusuk di bagian belakang kepala, telinga, dan leher. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan neuralgia oksipital antara lain cedera di bagian belakang kepala, tumor leher, peradangan sendi leher, kejang otot leher, diabetes, dan infeksi.
8. Arteritis Temporal
Arteritis temporal adalah peradangan yang terjadi pada arteri temporal, pembuluh darah yang memasok darah ke kepala dan otak. Kondisi ini melemahkan sistem kekebalan tubuh dan secara bertahap menyebabkan arteri temporal kehilangan fungsinya.
Beberapa gejala yang timbul akibat arteritis temporal antara lain sakit kepala parah di sisi kepala yang dapat menyebar ke belakang, keringat berlebih di kulit kepala, nyeri otot, gangguan penglihatan, dan penurunan nafsu makan.
9. Tumor Otak
Tumor otak juga menjadi salah satu alasan mengapa Anda perlu mewaspadai rasa sakit di bagian belakang kepala. Kondisi ini menyebabkan rasa sakit yang hebat, yang lebih buruk dari migrain atau jenis sakit kepala lainnya.
Gejala utama tumor otak adalah sakit kepala parah yang disertai mual, muntah, dan kejang. Gejala lainnya termasuk gangguan pada fungsi sensorik (penglihatan, pendengaran, dan indera peraba).
Cara Mengobati Sakit Kepala Bagian Belakang
Anda dapat mencoba cara-cara berikut ini untuk mengobati sakit kepala di bagian belakang kepala untuk meringankan keparahan gejalanya.
Pijat Kepala
Salah satu cara paling efektif untuk meredakan sakit kepala adalah dengan melakukan pijatan kepala yang lembut. Pijat kepala dikenal karena kemampuannya untuk mengendurkan otot-otot, sehingga mengurangi rasa sakit. Selain itu, tekanan lembut pada kepala juga dapat meningkatkan sirkulasi darah.
Menghindari Stres
Nyeri di bagian belakang kepala dapat dipicu oleh stres. Oleh karena itu, penting untuk mengelola stres dengan baik agar tidak memperparah sakit kepala. Misalnya, Anda dapat melakukan aktivitas yang dapat meningkatkan mood, beristirahat ketika merasa lelah, dan menghubungi teman atau keluarga ketika membutuhkan bantuan.
Istirahat yang Cukup
Jam tidur yang tidak memadai juga dapat memicu sakit kepala. Oleh karena itu, usahakan untuk memenuhi durasi tidur yang dibutuhkan, setidaknya 7-9 jam setiap malam.
Itulah 9 Penyebab sakit leher bagian belakang dan cara mengobatinya. Semoga informasi ini bermanfaat ! (one)







