Kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini melalui saluran Telegram mereka. Menanggapi hal tersebut, aparat keamanan bergerak cepat dan mengumumkan “terobosan besar” pada Sabtu sore:
Penangkapan Otak Serangan: Seorang operatif ISIS asal Afghanistan yang diduga sebagai dalang serangan berhasil diringkus.
Operasi Lanjutan: Empat orang yang diduga sebagai fasilitator ditangkap dalam penggerebekan di barat laut Pakistan. Dalam operasi ini, satu anggota polisi dilaporkan gugur.
Koneksi Lintas Batas: Pihak keamanan menduga perencanaan dan pelatihan serangan ini dilakukan di wilayah Afghanistan.
Pemakaman Massal dan Reaksi Dunia
Pada Sabtu, 7 Februari, ribuan pelayat menghadiri pemakaman massal para korban di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian. Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari, menyebut penargetan warga sipil yang sedang beribadah sebagai “kejahatan terhadap kemanusiaan.”
Kedutaan Besar AS di Islamabad dan Kementerian Luar Negeri Afghanistan juga mengeluarkan pernyataan resmi yang mengutuk keras serangan tersebut, menekankan bahwa tempat ibadah harus menjadi ruang yang aman bagi siapa pun. (Chnz)







