Konflik Memanas 15 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Udara di Myanmar

Kondisi Pasca Serangan di Negara Bagian Kachin.

Foto-foto yang beredar di media lokal memperlihatkan kawah besar di tengah area yang rata dan dipenuhi puing-puing.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada AFP bahwa tiga dari 10 korban luka akhirnya meninggal dunia.

Bacaan Lainnya

Junta Myanmar Bela Serangan Maut Terhadap Pemberontak

KIA menguasai sebagian besar wilayah negara bagian Kachin yang mayoritas beragama Kristen — tempat tambang batu giok terbesar di dunia berada.

Wilayah itu menjadi tempat pertempuran sengit pasca-kudeta 2021, di mana junta menuduh KIA mamasok senjata dan memberikan pelatihan kepada Pasukan Pertahanan Rakyat yang baru terbentuk untuk melawan mereka.

Di tempat terpisah, Tentara Arakan melaporkan bahwa junta menjatuhkan 15 bom dalam tiga serangan pada Sabtu di pasar umum kota Kyauktaw, Negara Bagian Arakan. Beberapa warga sipil dilaporkan tewas dan terluka, meskipun jumlah pastinya tidak disebutkan.

Tentara Arakan terlibat dalam pertempuran sengit dengan militer untuk menguasai Rakhine.

Baca Juga:  Timnas Indonesia Menang Telak atas Myanmar, Erick Thohir Berharap Perbaikan Terus Berlanjut

Junta militer tidak dapat dihubungi AFP untuk dimintai komentar. [ah]

Sumber: VOA

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *