Selain itu, Meutya juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah dalam memberantas pembajakan film nasional di media sosial dan platform digital lainnya, sebagaimana harapan yang disampaikan oleh para pemain film tersebut.
“Semoga pembajakan film nasional di media sosial, digital, dll, yang makin marak bisa terus diberantas. Amin,” ujar Vino G. Bastian.
Film “2nd Miracle In Cell No. 7” merupakan prekuel sekaligus sekuel dari film sebelumnya yang dirilis pada tahun 2022 dan berhasil menarik perhatian jutaan penonton. Pada hari pertama penayangannya, film ini berhasil menarik 150 ribu penonton.
Meutya Hafid berharap film ini dapat menjadi alternatif hiburan yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia, khususnya di momen liburan akhir tahun. (one)













