Bruno Fernandes, sang kapten, mengambil alih tugas eksekusi dan dengan cerdik mengecoh Jordan Pickford untuk memperkecil ketertinggalan. Gol ini menjadi titik balik yang memantik semangat United.
Mereka terus menekan, hingga akhirnya Manuel Ugarte mencetak gol penyama kedudukan lewat tendangan voli akurat dari luar kotak penalti. Goodison Park yang tadinya bergemuruh berubah menjadi sunyi.
Momen-momen akhir laga semakin panas. Pickford harus tampil gemilang untuk mencegah Fernandes membawa United berbalik unggul.
Sementara itu, Everton sempat mendapat hadiah penalti di masa tambahan waktu setelah Ashley Young dijatuhkan oleh Matthijs de Ligt. Namun, setelah tinjauan VAR, keputusan itu dianulir, memicu kekecewaan besar di kubu tuan rumah.
Hasil ini membuat Everton memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di Liga Premier menjadi enam pertandingan, sementara Manchester United menunjukkan bahwa mereka masih memiliki semangat juang yang tak bisa diremehkan.
Bagi Ruben Amorim, kebangkitan timnya di 20 menit terakhir bisa menjadi sinyal positif untuk laga-laga berikutnya. (one)













