Bersih-Bersih IHSG! BEI Resmi Depak Saham HSC Efektif 2 November 2026

Tampak Depan Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Kawasan SCBD Jakarta. (Foto: Ist)

Portalone.net – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan kebijakan penyesuaian kriteria evaluasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang akan mulai berlaku efektif pada 2 November 2026. Kebijakan radikal ini diambil guna menghadirkan indeks yang lebih mencerminkan dinamika riil pasar modal Indonesia secara objektif, transparan, dan berintegritas.

Berdasarkan Pengumuman BEI No. Peng-00201/BEI.POP/10-2026 tertanggal 21 Oktober 2026, otoritas bursa memperbarui sejumlah kriteria seleksi hingga jadwal evaluasi berkala IHSG.

Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi, menegaskan bahwa perubahan komposisi ini akan langsung tecermin pada pergerakan indeks per 2 November 2026 tanpa harus menunggu jadwal evaluasi rutin pertama pada Februari 2027. “Efektif di tanggal 2 Nov,” ujar Iding dalam pesan tertulis, Kamis, 22 Oktober 2026.

Melalui penyesuaian kriteria ini, saham-saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) secara resmi dikecualikan dari perhitungan IHSG. Sementara itu, metode perhitungan secara umum tetap menggunakan Capped Free Float Adjusted Market Capitalization Weighted dengan batasan maksimal bobot 9 persen.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan bahwa saham-saham HSC tersebut tidak dihapus dari pencatatan bursa, melainkan hanya dicopot dari formulasi angka indeks utama.

“Saham-saham tersebut tetap dapat diperdagangkan, namun tidak diperhitungkan dalam perhitungan IHSG,” jelas Jeffrey.

Dalam menentukan daftar saham HSC, BEI tidak hanya berpijak pada besarnya konsentrasi kepemilikan, tetapi juga mengukur dampaknya terhadap pergerakan harga melalui indikator Price Impact Ratio (PIR) serta pertimbangan aspek pengawasan. BEI mencatat setidaknya ada sekitar 80 emiten berkategori HSC yang didepak dari pembentukan nilai IHSG.

Kendati demikian, Iding Pardi menggarisbawahi bahwa label status HSC bukanlah bukti adanya tindak pidana di pasar modal, melainkan instrumen early warning bagi otoritas untuk memperketat pengawasan.

Selain merombak kriteria seleksi, BEI turut menggeser siklus evaluasi berkala IHSG menjadi empat kali setahun, yakni pada Januari, April, Juli, dan Oktober.

Perubahan krusial juga terjadi pada hari efektif berlakunya hasil evaluasi. Jika sebelumnya jatuh pada hari bursa pertama di bulan-bulan tersebut, kini bergeser menjadi hari bursa pertama bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.

Selain itu, BEI memberlakukan mekanisme evaluasi insidental, di mana saham yang baru masuk atau keluar dari daftar HSC di luar periode rutin akan langsung disesuaikan keberadaannya dalam indeks secara seketika.

Langkah tegas bursa membenahi metodologi perhitungan IHSG ini dinilai sebagai respons cepat dan tepat di tengah tekanan pasar global. Sebelumnya, bayangan ancaman evaluasi status oleh penyedia indeks global MSCI sempat menekan pergerakan IHSG hingga menyentuh level 4.907,37. Pengumuman pembersihan emiten HSC ini langsung direspon positif oleh pasar, mendorong pemulihan IHSG kembali ke zona 5.328,36.

Analis Pasar Modal dari Traderindo, Wahyu Tri Laksono, menilai kebijakan regulator mendepak saham HSC sangat efektif untuk meredam distorsi harga.

“Langkah ini sangat efektif untuk meredam volatilitas semu jangka pendek dan melindungi IHSG dari distorsi pergerakan harga yang digerakkan oleh sedikit emiten dengan konsentrasi kepemilikan sangat tinggi,” ujar Wahyu.

Menurut Wahyu, keterbukaan BEI dalam membenahi tata kelola saham edar (free float) pasca penawaran umum perdana merupakan sinyal kuat untuk memupuk kembali kepercayaan investor institusional global.

“Langkah tegas ini justru menunjukkan itikad baik dan respons cepat dari regulator domestik terhadap tuntutan transparansi global. Dalam jangka panjang, kejujuran struktural ini jauh lebih baik daripada menutup-nutupi masalah yang pada akhirnya berisiko berujung pada sanksi Standalone permanen,” pungkasnya.

Dengan kebijakan baru ini, komposisi portofolio produk investasi, termasuk reksa dana yang mengacu pada indeks utama BEI, dipastikan akan turut menyesuaikan secara otomatis seiring dengan dikeluarkannya saham-saham HSC dari perhitungan IHSG.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Komentar (0)

Mari berdiskusi dengan sehat. Hindari kata-kata kasar dan provokasi.

💡 Info: Anda akan diminta untuk registrasi/login singkat saat mengirim komentar. Sesi Anda akan otomatis tersimpan untuk kemudahan berkomentar ke depannya.

😀 😂 😍 🙏 👍 🔥 🎉 😢

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Registrasi Diperlukan

Silahkan daftar untuk bergabung dalam diskusi.

Sudah punya akun? Login di sini

Tinggalkan Balasan