Portalone.net – Setelah libur panjang sekolah berakhir di sejumlah daerah, aktivitas belajar mengajar kembali berjalan. Meski Januari bukan awal tahun ajaran baru, sebagian orang tua mulai menimbang pilihan sekolah untuk tahun ajaran 2026/2027 yang umumnya dimulai pada Juni/Juli.
Dalam pendidikan formal di Indonesia, orang tua umumnya dihadapkan pada dua opsi utama: sekolah negeri yang dikelola dan dibiayai pemerintah, serta sekolah swasta yang dikelola pihak non-pemerintah dengan biaya cenderung lebih tinggi.
Data yang dipaparkan dalam laporan menunjukkan komposisi sekolah negeri masih dominan pada jenjang pendidikan dasar, dengan porsi 86,75% di tingkat SD dan 55,86% di tingkat SMP. Sementara pada jenjang pendidikan menengah, sekolah swasta lebih menonjol, yakni 51,53% pada SMA dan 73,65% pada SMK.
Tren pergeseran terlihat paling jelas di tingkat SD. Jumlah siswa SD negeri disebut terus menurun sepanjang 2021–2024, sementara SD swasta justru mencatat kenaikan. Penurunan siswa SD negeri antara lain dapat dipengaruhi oleh faktor demografi seperti penurunan angka kelahiran atau jumlah penduduk.
Di jenjang SMP, SMA, dan SMK, sekolah negeri masih mencatat jumlah siswa yang besar, namun sekolah swasta menunjukkan kecenderungan meningkat terutama pada tingkat SMA. Adapun pada SMK, jumlah siswa swasta dilaporkan masih lebih besar dibandingkan sekolah negeri.

