Portalone.net – Seorang wanita berinisial KN (32), warga Sumatera Selatan, viral di media sosial setelah menyamar sebagai pramugari dan ikut penerbangan Batik Air rute Palembang–Jakarta. Aksinya terbongkar usai awak kabin mencurigai atribut yang dikenakannya. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/1). Saat berada di dalam kabin, kru Batik Air menilai seragam yang digunakan KN tidak sesuai standar perusahaan. Kecurigaan itu kemudian dilaporkan kepada petugas Aviation Security (Avsec).
“Pada saat di pesawat, kru mencurigai karena warna dan corak rok yang dikenakan berbeda dengan seragam resmi pramugari Batik Air,” kata Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Septian Wahyudi, Kamis (8/1).
Setibanya di bandara, KN diamankan dan dibawa ke kantor Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk diperiksa Satuan Reserse Kriminal.
Kanitsubdit Indag Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Iptu Agung Pujianto, menyatakan hasil pemeriksaan awal memastikan KN bukan pramugari resmi. Kepada penyidik, KN mengaku bercita-cita menjadi pramugari dan pernah mendaftar, namun tidak lolos.
“Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa yang bersangkutan bercita-cita menjadi pramugari dan sebelumnya juga pernah mendaftar sebagai pramugari,” ujar Agung.
Meski mengenakan atribut menyerupai pramugari, KN tetap bisa mengikuti penerbangan karena memiliki tiket dan boarding pass yang sah sebagai penumpang. “Yang bersangkutan bisa naik pesawat karena memang punya tiket dan boarding pass,” lanjut Agung.
Menurut Agung, atribut pramugari yang digunakan KN diperoleh melalui pembelian secara daring. Saat ini polisi masih mendalami ada tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut. “Atribut didapatkan dari online dan kami masih melakukan pendalaman ada tidaknya tindak pidana,” katanya.
Sementara itu, Batik Air tidak menempuh jalur hukum atas kejadian tersebut. KN diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya, sedangkan seluruh atribut yang dikenakan disita.

