Portalone.net – Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, secara resmi melepas peserta didik Praktik Kerja Lapangan (PKL) SMK Negeri 6 Kota Jambi Tahun Ajaran 2026/2027 dalam kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut, Kamis (11/6/2026) pagi.
Sebanyak 219 siswa akan mengikuti program PKL sebagai bagian dari implementasi pendidikan vokasi yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja. Dari jumlah tersebut, 64 siswa mendapat kesempatan menjalani PKL di luar Provinsi Jambi, yakni di Batam, Bandung, Yogyakarta, Bali, dan Lombok.
Dalam sambutannya, Wagub Abdullah Sani mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam memajukan kualitas pendidikan vokasi di Provinsi Jambi. Menurutnya, keberhasilan pendidikan merupakan hasil kerja bersama antara tenaga pendidik, tenaga kependidikan, komite sekolah, dan orang tua.
“Keberhasilan yang kita capai hari ini merupakan hasil kerja sama semua pihak. Tidak ada keberhasilan yang diraih sendiri-sendiri. Karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga pendidikan, tenaga kependidikan, komite sekolah, dan para orang tua yang terus mendukung kemajuan pendidikan anak-anak kita,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peserta PKL merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan pembangunan daerah dan bangsa. Karena itu, para siswa diminta menjaga disiplin, etika, dan mematuhi seluruh aturan selama menjalani praktik di dunia industri.
“PKL ini merupakan bagian dari proses pendidikan dan pembelajaran. Karena itu, selama berada di dunia kerja, anak-anak harus tetap memegang teguh aturan, menjaga sikap, disiplin, serta nama baik sekolah dan Provinsi Jambi,” tegasnya.
Menurut Abdullah Sani, program PKL menjadi sarana penting bagi peserta didik untuk mengasah kompetensi, membangun karakter profesional, serta memperluas pengalaman dan jejaring di dunia usaha maupun industri.
Pemerintah Provinsi Jambi, lanjutnya, berharap lulusan SMK semakin kompeten, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi seiring perkembangan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar My, memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan SMKN 6 Kota Jambi melalui pengembangan pembelajaran berbasis industri.
Menurut Umar, program PKL ke luar daerah merupakan terobosan yang dapat memperkaya pengalaman peserta didik sekaligus memperkuat kompetensi mereka sebelum memasuki dunia kerja.
“Ini merupakan langkah positif yang patut diapresiasi. Program PKL di luar daerah akan memberikan pengalaman yang lebih luas kepada siswa dan memperkuat kesiapan mereka memasuki dunia kerja sesuai tujuan pendidikan vokasi, yaitu mencetak lulusan yang siap bekerja maupun menciptakan lapangan kerja,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala SMK Negeri 6 Kota Jambi, Endra Gunawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan PKL lintas daerah telah menjadi program berkelanjutan yang terus dikembangkan sekolah.
“Tahun ini kami menambah Bali sebagai lokasi PKL sehingga total ada lima daerah tujuan di luar Jambi. Tujuannya agar siswa memiliki wawasan yang lebih luas dan memahami bahwa peluang kerja tidak hanya ada di Jambi, tetapi juga di berbagai daerah bahkan hingga tingkat internasional,” jelasnya.
Endra mengungkapkan bahwa siswa yang ditempatkan di luar daerah harus melalui proses seleksi ketat, mulai dari aspek penampilan, pengetahuan, keterampilan, sikap, kemampuan komunikasi hingga penguasaan bahasa Inggris. Seleksi tersebut terutama diperuntukkan bagi siswa yang menjalani PKL di hotel-hotel berbintang dan jaringan internasional.
Ia juga menjelaskan bahwa biaya transportasi keberangkatan dan kepulangan peserta PKL luar daerah didukung melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sedangkan biaya hidup selama menjalani praktik dibantu oleh orang tua. Meski demikian, sebagian besar hotel mitra menyediakan uang saku dan fasilitas tempat tinggal bagi peserta didik selama masa magang.
Melalui program ini, SMKN 6 Kota Jambi berharap mampu mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga pengalaman kerja nyata, karakter profesional, dan kesiapan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
