Dilema Sakit Perut Saat Puasa: Harus Bertahan atau Berhenti?

Ilustrasi seorang wanita sedang mengalami sakit perut.

Portalone.net – Puasa merupakan ibadah yang diwajibkan bagi umat Muslim di bulan Ramadan. Namun, ada beberapa kondisi kesehatan yang membuat seseorang ragu apakah tetap bisa berpuasa atau sebaiknya tidak, salah satunya adalah sakit perut.

Penyebab Sakit Perut Saat Puasa

Sakit perut saat puasa bisa disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya:

Bacaan Lainnya
  1. Asam lambung naik (GERD) – Saat lambung kosong dalam waktu lama, produksi asam lambung meningkat dan bisa menyebabkan nyeri.
  2. Maag (Gastritis) – Radang pada lapisan lambung yang bisa memburuk akibat pola makan yang tidak teratur.
  3. Infeksi saluran pencernaan – Disebabkan oleh bakteri atau virus, yang bisa menyebabkan diare atau muntah.
  4. Kembung dan sembelit – Kurangnya asupan serat dan cairan saat sahur dan berbuka dapat memicu masalah pencernaan.

Bolehkah Tetap Berpuasa?

Secara umum, keputusan untuk tetap berpuasa atau tidak tergantung pada tingkat keparahan sakit perut yang dialami:

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *