Portalone.net – Kekuatan militer Republik Islam Iran sering kali menjadi sorotan dunia, tidak hanya karena kapabilitas alutsistanya, tetapi juga karena identitas visual pasukannya yang khas.
Dalam berbagai parade militer, seperti peringatan Sacred Defense Week, atribut yang dikenakan para prajurit mulai dari selempang hingga tali bahu emas bukan sekadar hiasan, melainkan simbol hierarki dan nilai ideologis yang mendalam.
Berikut adalah rincian atribut selempang dan ornamen seragam yang dikenakan oleh pasukan militer Iran:
1. Selempang Seremonial (Sash) dan Hierarki Perwira
Salah satu elemen paling mencolok dalam upacara kenegaraan di Teheran adalah penggunaan selempang kain lebar atau sash. Selempang ini biasanya dikenakan melintang dari bahu kanan ke pinggang kiri.
Warna selempang tersebut umumnya merepresentasikan cabang angkatan masing-masing. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) cenderung menggunakan aksen hijau tua, sementara Angkatan Bersenjata Reguler (Artesh) memiliki variasi warna sesuai dengan matra darat, laut, atau udara. Penggunaan selempang ini menandakan status perwira tinggi atau bagian dari unit penjaga kehormatan (Honor Guard).
2. Aiguillette: Tali Kepang Penanda Ajudan
Selain selempang, sering terlihat tali kepang berwarna emas atau perak yang melingkar di bahu perwira. Atribut ini disebut sebagai Aiguillette.
Dalam tradisi militer Iran, Aiguillette menandakan bahwa prajurit tersebut menjabat sebagai ajudan (aide-de-camp) atau atase militer. Penggunaannya memberikan kesan wibawa dan formalitas tinggi, terutama saat menyambut tamu negara atau dalam prosesi pemakaman tokoh penting.
Baca Juga:
3. “Chafiyeh” dan Simbolisme Ideologis
Berbeda dengan militer Barat, Iran mengintegrasikan elemen budaya dan agama ke dalam seragam mereka. Salah satu yang paling ikonik adalah Chafiyeh, sejenis syal kotak-kotak yang sering diselempangkan di leher atau dada.
Atribut ini memiliki makna emosional yang kuat bagi Iran, merujuk pada kesederhanaan dan semangat perlawanan selama Perang Iran-Irak (1980-1988). Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, hampir selalu terlihat mengenakan Chafiyeh ini sebagai bentuk solidaritas terhadap nilai-nilai revolusi.
4. Sabuk Sam Browne dan Pedang Upacara
Untuk seragam dinas harian (PDH) atau seragam upacara, perwira Iran sering mengenakan sabuk Sam Browne. Ini adalah sabuk kulit lebar dengan tali selempang tipis yang melintasi bahu.
Fungsi aslinya adalah untuk menyeimbangkan berat sarung pistol atau pedang seremonial yang tergantung di pinggang. Meski di banyak negara atribut ini mulai ditinggalkan, Iran tetap mempertahankannya sebagai bagian dari tradisi militer yang disiplin.
Visualisasi militer Iran melalui atribut ini merupakan perpaduan antara standar militer modern dengan identitas nasional yang kental. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan kesiapan tempur sekaligus loyalitas pada ideologi negara.






