11 Manfaat Biji Mahoni dan Efek Samping yang Harus Diwaspadai

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

manfaat-biji-mahoni-doktersehat
Photo Source: https://id.pinterest.com/

DokterSehat.Com – Anda tentunya sudah tidak asing lagi dengan pohon mahoni. Selain dimanfaatkan bagian kayunya, ternyata banyak juga orang yang mengambil manfaat biji mahoni sebagai pengobatan. Biji mahoni dipercaya dapat meredakan berbagai gejala penyakit. Simak khasiat biji mahoni dan efek sampingnya berikut ini!

Sekilas tentang Mahoni

Mahoni (Swietenia macrophylla) adalah spesies tanaman dari keluarga Meliaceae. Mahoni memiliki bentuk pohon yang besar dengan tinggi pohon dapat mencapai 35-40 meter. Diameter dari pohon ini juga dapat sangat lebar hingga 125 cm.

Kayu pohon mahoni memiliki kualitas yang cukup baik sehingga banyak dimanfaatkan untuk pembuatan furniture. Selain memanfaatkan bagian kayunya, banyak juga masyarakat yang memanfaatkan buah mahoni, terutama bagian bijinya, untuk mengatasi berbagai penyakit.

Berbagai khasiat biji mahoni ini didapatkan dari berbagai kandungan senyawa dalam biji mahoni yang dapat bertindak sebagai antioksidan seperti flavonoid, saponin, dan juga alkaloid.

Manfaat Biji Mahoni

Berkat kandungan senyawa yang ada di dalamnya, biji mahoni dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Berikut adalah 11 manfaat biji mahoni untuk kesehatan!

1. Meningkatkan sistem kardiovaskular

Kandungan flavonoid di dalam biji mahoni dipercaya dapat membantu meningkatkan sistem kardiovaskular atau peredaran darah.

Biji mahoni dipercaya dapat membantu memperlancar sirkulasi darah, membersihkan pembuluh darah dari penyumbatan kolesterol, dan mencegah pembentukan plak pada pembuluh darah. Jika melihat pada manfaat biji mahoni tersebut, maka dapat dikatakan bahwa biji mahoni juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

2. Mencegah peradangan

Manfaat biji mahoni yang kedua adalah dapat mencegah dan mengatasi peradangan.

Manfaat satu ini masih berhubungan dengan kandungan flavonoid dalam biji mahoni. Sifat antiinflamasi dari biji mahoni ini kemudian membuat biji mahoni sering dijadikan sebagai obat untuk mengatasi penyakit seperti demam dan pilek.

3. Mengontrol tekanan darah

Selain dapat memperlancar peredaran darah, biji mahoni juga banyak digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala. Namun penyakit ini harus tetap diwaspadai karena berpotensi memicu gangguan kronis lainnya. Jika Anda mengalami hipertensi dan menjalani pengobatan, Anda harus secara rutin memeriksakan tekanan darah.

4. Menurunkan risiko disfungsi seksual

Biji mahoni juga dipercaya dapat membantu menurunkan risiko disfungsi ereksi.

Banyak sekali herbal dengan kandungan saponin yang digunakan untuk meningkatkan kejantanan pada pria, salah satunya adalah ginseng. Biji mahoni juga memiliki kandungan saponin yang tinggi sehingga banyak orang percaya bahwa salah satu manfaat biji mahoni adalah mengatasi disfungsi ereksi, terutama yang terkait dengan diabetes.

5. Mengatasi reaksi alergi

Khasiat biji mahoni selanjutnya adalah untuk mengatasi reaksi alergi.

Alergi merupakan reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh terhadap zat tertentu yang dianggap berbahaya. Kandungan saponin dalam biji mahoni dipercaya dapat bertindak sebagai antihistamin. Histamin adalah senyawa yang dihasilkan tubuh ketika alergi dan memicu berbagai reaksi alergi.

6. Mengatasi gangguan tidur

Gangguan tidur atau insomnia dapat disebabkan oleh berbagai sebab dan apabila dibiarkan dapat menurunkan kualitas hidup seseorang.

Selain dapat bertindak sebagai antihistamin, senyawa saponin juga dipercaya dapat membantu mengatasi insomnia. Saponin dipercaya dapat memberikan efek yang membuat otot menjadi lebih rileks sehingga kualitas tidur Anda juga dapat meningkat.

7. Mengontrol gula darah

Manfaat biji mahoni selanjutnya adalah dapat membantu mengontrol gula darah sehingga dapat menjadi pilihan pengobatan untuk diabetes.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait