“Rotasi biasa,” tambah Artanto menegaskan.
Sebelumnya, Kombes Pol Irwan Anwar menjadi sorotan di media sosial akibat pernyataan yang berbeda mengenai insiden penembakan Gamma.
Dalam keterangan yang disampaikan Irwan, Aipda Robig menembak karena merasa terancam oleh serangan Gamma dan kelompoknya, yang sebelumnya dinyatakan sebagai tawuran.
Namun, Kabid Propam Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Aris Suprioyono, memberikan keterangan yang berbeda.
Aris menyatakan, Aipda Robig menembak Gamma karena sepeda motornya dipepet, bukan karena tawuran seperti yang dinarasikan oleh Kapolrestabes Semarang.
Selain Gamma, terdapat dua pelajar lainnya yang juga menjadi korban dalam insiden tersebut, namun keduanya berhasil selamat. (one)







