Portalone.net – Jenazah seorang wanita yang diduga pramugari pesawat ATR 42-500 tiba lebih dulu di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1) malam, untuk menjalani proses identifikasi di rumah sakit. Meski belum teridentifikasi, sejumlah keluarga tampak menangis saat jenazah datang dan kerabat lain berusaha menenangkan mereka.
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengatakan jenazah wanita tersebut menjadi yang pertama tiba di Makassar. Sementara jenazah pria, yang pertama kali ditemukan pada Minggu (18/1), masih tertahan di Kabupaten Maros.
“Alhamdulillah lancar sampai detik ini berkat kerja sama tim gabungan. Mudah-mudahan yang pertama segera juga nanti sampai sini,” kata Bangun di lokasi.
Jenazah pramugari itu sebelumnya ditemukan di lereng terjal Gunung Bulusaraung pada Senin (19/1) sekitar pukul 14.00 Wita. Proses evakuasi sempat terkendala cuaca ekstrem berupa hujan badai dan kabut tebal.
Komandan tim evakuasi, Andre Rumbayan, mengatakan tim baru mulai melakukan evakuasi pada pukul 11.00 Wita karena kondisi cuaca. Ia menyebut angin di lokasi mencapai 20–25 knot.







