Portalone.net, KYIV – Perlombaan melawan waktu dimulai. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengungkapkan bahwa Amerika Serikat tengah berupaya keras untuk memaksakan sebuah kesepakatan damai guna mengakhiri perang dengan Rusia pada awal musim panas mendatang, tepatnya di bulan Juni 2026.
“Mereka (AS) mengatakan ingin menyelesaikan semuanya pada bulan Juni,” ujar Zelensky dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis Kepresidenan Ukraina pada Sabtu ini. “Mereka menginginkan jadwal acara yang jelas.”
Meski target ini terdengar optimis, realitas di lapangan menunjukkan jurang pemisah yang lebar. Upaya diplomasi “kilat” ini terjadi di tengah kegagalan berulang kali dalam mencapai terobosan terkait sengketa wilayah dan jaminan keamanan yang krusial bagi Kyiv.
Menuju Meja Perundingan di Miami
Langkah konkret berikutnya dari inisiatif Washington adalah undangan pertemuan bagi delegasi Ukraina dan Rusia di Amerika Serikat, yang kemungkinan besar akan digelar di Miami dalam waktu sepekan ke depan. Zelensky mengonfirmasi bahwa pihak Ukraina telah menyatakan kesediaan untuk hadir.
Namun, di balik kesiapan tersebut, terdapat kekhawatiran mendalam mengenai kedaulatan. Zelensky memberikan peringatan keras bahwa ia tidak akan menerima kesepakatan apa pun yang dibuat “di belakang punggung” rakyatnya.







