“Penyelidikan tentang penyebab hilangnya data akan dilakukan selama proses investigasi kecelakaan yang sedang berlangsung,” tambah pernyataan tersebut.
Penyidik dari Korea Selatan dan Amerika Serikat masih menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat Jeju Air dengan nomor penerbangan 2216, yang memicu gelombang duka nasional dan didirikannya tugu peringatan di seluruh negeri.
Penyidik telah mencurigai kemungkinan terjadinya tabrakan dengan burung, kerusakan pada roda pendaratan, dan penghalang di landasan pacu sebagai faktor penyebab kecelakaan.
Pilot memberi peringatan mengenai kemungkinan tabrakan dengan burung sebelum membatalkan pendaratan pertama. Namun pesawat jatuh pada percobaan kedua ketika roda pendaratan gagal keluar. [ah/ft]
Sumber: VOA







