Portalone.net, Jambi – Banjir bandang dilaporkan menerjang kawasan Muaro Pisang, Pasar Maninjau, Nagari (Desa) Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, sebanyak lima kali dalam sehari pada Kamis (1/1/2026). Peristiwa itu membuat ratusan warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Kapolsek Tanjung Raya AKP Muzakar mengatakan banjir bandang terjadi beruntun sejak pagi hingga sore. Menurutnya, Sungai Muaro Pisang tertimbun material tanah sehingga aliran air berpindah dan mengarah ke Simpang Maninjau, sementara material banjir masuk ke permukiman dan merusak sejumlah rumah.
Dari sisi dampak, Bupati Agam Benni Warlis menyebut sedikitnya 40 rumah terdampak di sepanjang aliran Sungai Muaro Pisang. Ia juga menyatakan sekitar 200 orang mengungsi ke mushala, rumah keluarga, dan fasilitas pemerintah setempat.
Selain permukiman, material lumpur dan batu juga menutup akses jalan provinsi penghubung Lubuk Basung–Bukittinggi di kawasan Pasar Maninjau. Polisi menyebut jalan ditutup sementara sejak Rabu (31/12) malam hingga Kamis (1/1) untuk pembersihan material.
Petugas mengerahkan alat berat untuk membersihkan timbunan material. Dalam laporan ke media, pembersihan dilakukan menggunakan empat unit alat berat, dan disebut ada satu alat berat tertimbun material di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian dan pemerintah daerah mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan karena material longsor berpotensi kembali turun meski cuaca tidak hujan, serta meminta warga di hulu sungai segera memberi informasi jika terjadi longsor susulan. (one)






