Ciri-ciri Lajur:
- Satu jalur bisa memiliki beberapa lajur – Misalnya, jalur kiri memiliki dua lajur, yang berarti ada dua baris kendaraan yang bergerak dalam arah yang sama.
- Dipisahkan oleh marka putus-putus – Hal ini memungkinkan kendaraan berpindah lajur sesuai kebutuhan dengan tetap memperhatikan keselamatan.
- Setiap lajur memiliki fungsinya masing-masing – Contohnya, lajur kanan di jalan tol biasanya digunakan untuk kendaraan yang lebih cepat, sementara lajur kiri untuk kendaraan lebih lambat atau yang ingin keluar tol.
Memahami perbedaan antara jalur dan lajur sangat penting dalam berkendara karena berkaitan dengan aturan lalu lintas dan keselamatan berkendara. Berikut beberapa manfaatnya:
- Menghindari pelanggaran lalu lintas – Kesalahan dalam memahami jalur dan lajur dapat menyebabkan pengemudi melanggar aturan lalu lintas, seperti masuk ke jalur yang salah.
- Meningkatkan keselamatan – Mematuhi jalur dan lajur yang benar mengurangi risiko kecelakaan akibat tabrakan atau perubahan lajur secara tiba-tiba.
- Mengurangi kemacetan – Dengan menggunakan lajur yang sesuai, arus lalu lintas dapat lebih lancar dan teratur.
Jalur dan lajur merupakan dua hal yang berbeda dalam sistem jalan raya. Jalur mengacu pada bagian jalan yang diperuntukkan bagi kendaraan yang melaju dalam satu arah, sedangkan lajur adalah bagian dari jalur yang digunakan oleh kendaraan dalam arah yang sama.
Dengan memahami perbedaan ini, pengendara dapat lebih bijak dalam berlalu lintas, menjaga keselamatan, serta menghindari pelanggaran aturan di jalan raya. (one)













