Nasaruddin Umar juga menyampaikan bahwa terowongan ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur lalu lintas fisik, tetapi juga akan dijadikan ruang multifungsi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan.
“Rencananya nanti terowongan ini bukan hanya berfungsi sebagai tempat untuk lalu-lalang antara dua rumah ibadah ini.
Tapi juga nanti mungkin suatu waktu bisa kita lakukan semacam arena tersendiri untuk memamerkan galeri-galeri yang terbatas bahkan juga pernah kita pakai sebagai interfaith meeting,” katanya. (one)













