TNI AL Minta Maaf Usai 5 Oknum Prajurit Diduga Mabuk Keroyok Guru SMK di Talaud

Kodaeral VIII meminta maaf usai 5 oknum TNI AL diduga mengeroyok guru di Kepulauan Talaud. (dok. Istimewa).

Pihak Kodaeral VIII turut melakukan koordinasi dan mediasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Sebelumnya, pengeroyokan terjadi di Pelabuhan Umum Melonguane pada Kamis (22/1) sekitar pukul 23.30 Wita. Tokoh adat Talaud, Godfried Timpua, mengatakan korban menegur para oknum prajurit yang dinilai mengganggu kenyamanan pemancing dan warga di pelabuhan. Namun, teguran tersebut diduga memicu pengeroyokan.

Bacaan Lainnya

Insiden itu memicu kemarahan warga hingga Mako Lanal Melonguane didatangi massa pada Jumat (23/1). Godfried menyebut aksi berlangsung spontan dan berujung ricuh, menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas, termasuk pagar dan bagian teras markas.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait