“Apa larangannya untuk menunjuk-nunjuk? Tidak ada larangan bagi kami jika untuk menunjuk,” sahut salah satu demonstran melalui mikrofon.
Ketegangan semakin meningkat ketika massa membakar ban, menyebabkan kepulan asap pekat yang menutupi area sekitar Patung Kuda. Mahasiswa terus meneriakkan tuntutan mereka, yang terdiri dari lima poin utama:
- Mendesak pemerintah mencabut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.
- Mengevaluasi program MBG yang dianggap kurang tepat dalam realisasinya.
- Mencabut pasal dalam RUU Minerba yang memungkinkan kampus mengelola izin tambang.
- Meminta pencairan tunjangan dosen dan tenaga pendidik tanpa hambatan birokrasi.
- Memprotes inkonsistensi pemerintah dalam membuat kebijakan.
Aksi yang berlangsung hingga malam ini mencerminkan kekecewaan mahasiswa terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada dunia pendidikan.
Dengan eskalasi demonstrasi yang semakin besar, publik pun menanti bagaimana respons pemerintah terhadap tuntutan mahasiswa yang terus menggema di berbagai kota. (one)







