Sebagian orang menilai sikap seperti itu sebagai kebiasaan buruk, terutama jika berkaitan dengan keengganan mengeluarkan uang meski dalam jumlah kecil. Mereka berpendapat, pengeluaran kecil untuk menjaga relasi sosial tidak serta-merta membuat seseorang jatuh miskin.
Meski demikian, tidak sedikit pula yang menilai situasi tersebut dapat dipengaruhi banyak faktor, seperti kondisi ekonomi, prioritas pengeluaran, kebiasaan dalam pergaulan, hingga cara seseorang memaknai pertemanan.
Fenomena ini kembali memunculkan diskusi tentang batas wajar memberi dan menerima dalam pertemanan, termasuk pentingnya komunikasi terbuka agar hubungan tidak berjalan sepihak.













