Markas UNIFIL di Lebanon Diserang, Satu Prajurit TNI Gugur

Anggota TNI yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon. Sebanyak 1200 anggota Kontingen Indonesia bertugas di UNIFIL. Wilayah tugas mereka berada di Lebanon Selatan, sepanjang perbatasan darat dan laut Lebanon-Israel. (REUTERS/AZIZ TAHER)

Kronologi Serangan

Berdasarkan keterangan resmi UNIFIL, insiden tragis ini terjadi akibat ledakan proyektil di pos yang terletak di dekat Adchit Al Qusayr. Meski demikian, pihak PBB menyatakan masih menyelidiki asal-usul proyektil tersebut.

“Kami tidak mengetahui asal-usul proyektil tersebut. Kami telah meluncurkan penyelidikan untuk menginvestigasi peristiwa ini,” tulis pernyataan UNIFIL sebagaimana dikutip dari Al Jazeera.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, Kantor Berita Nasional (NNA) Lebanon melaporkan bahwa militer Israel melakukan serangan di sekitar wilayah markas unit Indonesia pada Minggu malam. Wilayah Lebanon Selatan memang diketahui menjadi titik panas bentrokan antara militer Israel dengan kelompok Hizbullah.

Desakan Kepatuhan Hukum Internasional

Indonesia kembali menegaskan bahwa keselamatan personel penjaga perdamaian PBB harus dijamin sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional. Segala bentuk ancaman terhadap pasukan UNIFIL dinilai tidak dapat ditoleransi karena merusak stabilitas kawasan.

Baca Juga:  Timur Tengah Membara: Teheran Digempur, Pangkalan AS di Kuwait Meledak

“Keselamatan dan keamanan penjaga perdamaian PBB harus dihormati sepenuhnya setiap saat. Segala bentuk ancaman terhadap pasukan penjaga perdamaian tidak dapat diterima,” tegas Kemlu RI.

Sebagai informasi, Indonesia merupakan salah satu kontributor pasukan terbesar di UNIFIL dengan mengirimkan sekitar 1.200 personel dari total 10.000 pasukan penjaga perdamaian yang bertugas mengawasi garis demarkasi Lebanon-Israel.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *