Portalone.net – Militer Israel melancarkan serangan udara yang menghantam sebuah hotel di pusat kota Beirut, Lebanon, Minggu (8/3). Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai sepuluh orang lainnya.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengonfirmasi bahwa serangan itu menyasar sebuah kamar di hotel yang terletak di kawasan Raouche. Berdasarkan pantauan fotografer AFP di lokasi, kerusakan parah terlihat di lantai empat bangunan tersebut dengan kondisi kaca pecah dan dinding yang hangus terbakar.
Pihak militer Israel (IDF) dalam pernyataan resminya menyebut serangan itu sebagai “operasi tepat sasaran”. Mereka mengklaim target utama serangan adalah komandan kunci Pasukan Quds, sayap operasi luar negeri Garda Revolusi Iran (IRGC) yang beroperasi di Lebanon.
“Israel akan terus melenyapkan para komandan rezim teror Iran di mana pun mereka beroperasi,” bunyi pernyataan resmi militer Israel, dikutip dari AFP.
Israel menuduh para komandan yang menjadi sasaran tersebut tengah merencanakan “serangan teror terhadap Negara Israel dan warga sipilnya”. Kendati demikian, pihak IDF tidak merinci identitas pasti dari pejabat Pasukan Quds yang menjadi target operasi tersebut.
Kawasan Raouche sendiri dikenal sebagai distrik wisata utama di tepi laut Beirut. Selama eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah sebelumnya, wilayah ini relatif jarang tersentuh serangan udara dibandingkan pinggiran selatan Beirut yang menjadi benteng pertahanan Hizbullah.
Saksi mata di lokasi melaporkan kepanikan luar biasa saat ledakan terjadi. Puluhan tamu hotel terlihat berhamburan menyelamatkan diri dengan membawa barang bawaan mereka sebelum ambulans tiba di lokasi kejadian.
Situasi di Lebanon kembali memanas meskipun sempat tercapai kesepakatan gencatan senjata pada November 2024 lalu. Ketegangan meningkat setelah kelompok Hizbullah melancarkan serangan ke Israel sebagai respons atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Sepanjang pekan ini, militer Israel terus mengintensifkan gelombang serangan di berbagai titik di Lebanon. Selain serangan udara di ibu kota, Israel juga dilaporkan telah mengerahkan pasukan darat ke wilayah perbatasan Lebanon selatan dengan alasan menghalau ancaman milisi yang didukung Teheran.







