Dalih Program Nuklir dan Ancaman Drone
Lebih lanjut, Rubio menegaskan bahwa tindakan militer tersebut perlu dilakukan karena Iran dianggap terus menimbun rudal dan drone. Persenjataan itu diyakini AS digunakan untuk melindungi pengembangan program nuklir guna memperoleh bom nuklir.
“Ancaman itu benar-benar nyata. Kami yakin jika Iran diserang, mereka akan segera menyerang kami,” tegasnya.
Di sisi lain, Teheran secara konsisten membantah tuduhan kepemilikan senjata nuklir. Pemerintah Iran menegaskan bahwa program nuklir mereka sepenuhnya bertujuan untuk kepentingan damai.
Target Penghancuran Rudal dan Isu Rezim
Meskipun tujuan utama operasi militer ini adalah menghancurkan fasilitas rudal dan nuklir Iran, Rubio tidak menampik bahwa Washington juga membuka pintu bagi adanya pergantian rezim di Teheran.
Hal ini sejalan dengan pernyataan Presiden Donald Trump sebelumnya yang berulang kali menyuarakan keinginan untuk mengganti pemerintahan Iran, bahkan menyerukan warga setempat untuk bergabung dalam upaya tersebut.
Sebagai informasi, serangan gabungan AS dan Israel pada akhir Februari lalu telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Kematian Khamenei kemudian memicu serangan balasan besar-besaran dari Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) ke pangkalan militer Israel dan aset-aset AS di kawasan Timur Tengah.






