Portalone.net – Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih setelah Amerika Serikat dan Israel meluncurkan operasi militer gabungan berskala besar ke wilayah Iran pada Sabtu pagi waktu setempat.
Serangan udara tersebut dilaporkan menghantam sejumlah objek vital, namun juga meninggalkan duka mendalam bagi warga sipil. Salah satu dampak paling mematikan dilaporkan terjadi di Minab, Iran bagian selatan.
Tragedi di Sekolah Dasar Minab
Media pemerintah Iran, agen berita Mizan, melaporkan bahwa sebuah serangan udara menghantam Sekolah Dasar (SD) Putri Shajareh Tayyebeh. Laporan awal menyebutkan sedikitnya 100 anak tewas dalam insiden tersebut, sementara puluhan lainnya masih dinyatakan hilang di bawah reruntuhan.
Sebuah video yang beredar di media sosial dan telah diverifikasi oleh layanan cek fakta Factnameh serta kantor berita Reuters, menunjukkan kepulan asap membumbung dari dinding sekolah yang hangus. Ratusan warga berkumpul di lokasi dalam kondisi histeris di tengah puing-puing bangunan.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, menyebut peristiwa ini sebagai titik terkelam dalam konflik tersebut.
“Tuhan yang tahu berapa banyak lagi tubuh anak-anak yang akan ditarik dari bawah reruntuhan,” tulis Kermanpour melalui unggahan di platform X.
Laporan lapangan menunjukkan bahwa posisi sekolah tersebut berada berdekatan dengan barak pasukan Garda Revolusi Iran, yang diduga menjadi target utama serangan.






