Iran Tutup Selat Hormuz, Dunia Was-was
Merespons kematian pemimpin mereka, Teheran langsung mengambil langkah ekstrem. Iran resmi mendeklarasikan masa berkabung nasional selama 40 hari.
Tak hanya itu, militer Iran langsung bergerak menutup Selat Hormuz. Jalur perdagangan minyak paling vital di dunia itu kini lumpuh, memicu kekhawatiran akan krisis energi global dan gangguan pelayaran internasional.
Sosok Sang Arsitek Pertahanan
Khamenei merupakan sosok sentral yang menjabat sejak 1989 menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini. Di tangannya, Iran membangun fondasi militer modern yang disegani.
Ia adalah otak di balik transformasi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menjadi kekuatan ekonomi dan politik raksasa. Meski dikenal keras terhadap Barat, ia sempat menunjukkan sisi pragmatisnya saat menyetujui kesepakatan nuklir JCPOA pada 2015 demi menyelamatkan ekonomi negaranya dari sanksi.
Kini, dengan kepergian sang “Arsitek Pertahanan”, publik dunia bertanya-tanya: Siapa yang akan memimpin Iran selanjutnya? Dan akankah ini menjadi pemicu perang terbuka yang lebih besar di Timur Tengah?






