Jakarta, Portalone.net – Sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami tekanan jual signifikan setelah hasil peninjauan ulang (review) indeks oleh MSCI diumumkan. Perubahan komposisi indeks tersebut memicu aksi jual terutama pada saham-saham yang dikeluarkan dari indeks, seiring penyesuaian portofolio oleh investor institusi global.
Dalam pengumuman terbarunya, MSCI melakukan rebalancing berkala terhadap sejumlah indeks, termasuk MSCI Global Standard Indexes dan MSCI Small Cap Indexes. Saham yang tidak lagi masuk dalam daftar indeks cenderung mengalami penurunan harga akibat keluarnya dana pasif (passive funds) yang mengacu pada indeks tersebut.
Data perdagangan di Bursa Efek Indonesia menunjukkan beberapa saham yang terdampak mencatat penurunan tajam dengan peningkatan volume transaksi. Pelaku pasar menilai tekanan tersebut bersifat teknikal, seiring kewajiban manajer investasi global untuk menyesuaikan portofolio sebelum tanggal efektif rebalancing.
Analis pasar modal menilai dampak rebalancing MSCI umumnya terjadi dalam jangka pendek. “Saham yang dikeluarkan dari indeks biasanya mengalami outflow karena dana asing berbasis indeks harus menjual kepemilikannya. Sebaliknya, saham yang masuk indeks berpotensi mendapat aliran dana masuk,” ujar seorang analis ekuitas di Jakarta, Rabu (19/2).






