Portalone.net – Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) terkait potensi eskalasi konflik di kawasan. Ghalibaf menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran dalam posisi siaga penuh jika Washington memutuskan untuk melancarkan operasi militer darat.
Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan yang terus meningkat seiring perang yang kini telah memasuki bulan kedua.
Kesiapan Menghadapi Pasukan AS
Mengutip kantor berita resmi Iran, Islamic Republic News Agency (IRNA), Minggu (29/3/2026), Ghalibaf menyatakan bahwa setiap upaya intervensi fisik oleh pasukan asing akan dihadapi dengan perlawanan sengit.
“Pasukan kami telah bersiap sepenuhnya untuk menghadapi kedatangan pasukan Amerika,” tutur Ghalibaf dalam pernyataannya.
Ia menambahkan bahwa langkah militer apa pun dari pihak AS hanya akan memperkeruh situasi keamanan di kawasan yang saat ini sudah sangat tidak stabil.
Baca Juga:
Eskalasi di Bulan Kedua
Peringatan ini menjadi sinyal terbaru dari Teheran mengenai keterlibatan langsung pihak Barat dalam konflik yang sedang berlangsung. Meski tidak merinci detail rencana operasi militer yang dimaksud, retorika Ghalibaf mencerminkan kekhawatiran akan adanya perluasan front pertempuran.
Sejauh ini, pihak Amerika Serikat belum memberikan komentar resmi terkait tudingan atau peringatan dari Ketua Parlemen Iran tersebut. Namun, kehadiran aset militer AS di kawasan selama dua bulan terakhir terus menjadi sorotan utama pemerintah Iran.
Konflik yang Meluas
Krisis yang telah berjalan selama dua bulan ini telah memicu kekhawatiran global akan terjadinya perang regional yang lebih luas. Iran secara konsisten memperingatkan bahwa dukungan militer luar negeri terhadap lawan-lawan mereka hanya akan memperpanjang penderitaan dan kerusakan di zona konflik.







Komentar (0)
Mari berdiskusi dengan sehat. Hindari kata-kata kasar dan provokasi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!