Targetkan Nilai IPS Naik, Sekda Jambi Buka Sosialisasi EPSS 2026

Sekda Jambi Dr. H. Sudirman saat membuka Sosialisasi EPSS dan Pembinaan Statistik Sektoral 2026 di Hotel Abadi Suite, Jambi. (Foto: Diskominfo Provinsi Jambi)

Portalone.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH, secara resmi membuka Sosialisasi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) dan Pembinaan Statistik Sektoral Tahun 2026. Dalam kesempatan ini, Pemprov Jambi membidik peningkatan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) guna memperkuat tata kelola data daerah.

Acara tersebut berlangsung di Hotel Abadi Suite Jambi, Selasa (13/4/2026) pagi. Hadir dalam kegiatan ini sejumlah kepala OPD terkait serta perwakilan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi.

Dalam arahannya, Sekda Sudirman mengapresiasi sinergi antara BPS sebagai pembina data, Dinas Kominfo sebagai walidata, dan Bappeda sebagai Sekretariat Satu Data Indonesia (SDI). Sinergi yang dikenal dengan sebutan SEMESTA ini diharapkan mampu mewujudkan statistik yang berkualitas.

“Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan statistik berkualitas melalui data yang akurat, mutakhir, terpadu, yang dapat dipertanggungjawabkan serta mudah diakses dan dibagipakaikan,” ujar Sudirman dalam sambutannya.

Landasan Hukum dan Akselerasi Data

Sudirman menegaskan bahwa tata kelola statistik sektoral di perangkat daerah telah memiliki payung hukum yang kuat, yakni UU Nomor 16 Tahun 1997 dan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Di tingkat daerah, aturan ini diperkuat melalui Pergub Jambi Nomor 28 Tahun 2022.

“Dengan terbitnya peraturan tersebut, diharapkan mampu mendorong akselerasi cepat dalam upaya peningkatan pembangunan statistik sektoral di Provinsi Jambi secara efektif, efisien, dan berkesinambungan,” jelasnya.

Fokus pada 6 OPD Terpilih

Sekda mengungkapkan, pada tahun 2024 lalu, nilai IPS Pemerintah Provinsi Jambi berada di angka 2,68 dengan predikat BAIK. Untuk tahun 2026, ia menaruh harapan besar agar angka tersebut mengalami peningkatan signifikan.

Secara khusus, pembinaan kali ini menitikberatkan pada 6 OPD. Dua di antaranya, yakni Dinas Perkebunan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (P3AP2), akan menjadi lokus penilaian EPSS tahun 2026.

“Kepada kedua OPD tersebut, saya minta momen pertemuan ini dimanfaatkan optimal untuk memastikan indikator-indikator penilaian EPSS tersedia dan relevan,” tegas Sudirman.

Selain itu, Dinas Kesehatan serta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan juga menjadi lokus pembinaan tahun ini agar kualitas data yang dihasilkan berdampak nyata bagi pembangunan daerah.

Masuk Indikator Kinerja Utama (IKU)

Pentingnya nilai IPS bukan sekadar angka di atas kertas. Sudirman membeberkan bahwa IPS kini menjadi salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) Pemprov Jambi. Bahkan, IPS digunakan oleh KemenPAN-RB sebagai indikator penilaian Reformasi Birokrasi (RB) General dan oleh Bappenas untuk evaluasi SDI.

“Saya berharap seluruh Kepala Badan dan Kepala Dinas mengawal pelaksanaan EPSS ini. Nilai yang dihasilkan bukan hanya cerminan OPD yang saudara pimpin, tapi gambaran pembangunan statistik di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi secara keseluruhan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini Kepala BPS Provinsi Jambi, Kepala Bappeda, Kadis Kominfo, serta para pimpinan OPD yang menjadi fokus pembinaan statistik tahun ini.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Komentar (0)

Mari berdiskusi dengan sehat. Hindari kata-kata kasar dan provokasi.

😀 😂 😍 🙏 👍 🔥 🎉 😢

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Registrasi Diperlukan

Silahkan daftar untuk bergabung dalam diskusi.

Sudah punya akun? Login di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *