“Saat ini sudah ditangani sama polres, yang sudah dapat tadi malam langsung di proses di Polres. Saat ini dilakukan penahanan sementara sambil nunggu orang tuanya datang,” pungkas Samsurizal.
Untuk mencegah tawuran antar pelajar, penting untuk membangun komunikasi dan pemahaman yang lebih baik antara siswa, sekolah, dan orang tua. Sekolah perlu mengadakan program anti- kekerasan, memberikan konseling, dan melatih penyelesaian konflik.
Kolaborasi antara pihak berwenang dan pihak sekolah juga dapat mengatasi penyebab utama seperti perundungan atau ketegangan di media sosial.
Membuat lingkungan sekolah yang lebih aman dan saling menghormati dapat mencegah bentrokan kekerasan di masa depan. Fokus pada interaksi positif dan kegiatan inklusif antar siswa sangat penting. (one)







