“Penilaian ini bukan sekadar capaian administratif, tetapi menjadi bahan evaluasi untuk terus berbenah dan memacu kinerja agar pelayanan publik semakin prima,” katanya.
Sani juga mengingatkan seluruh pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jambi agar menjadikan hasil penilaian tersebut sebagai motivasi untuk memastikan pelayanan publik benar-benar berjalan transparan, akuntabel, dan profesional, tidak hanya sebatas pemenuhan dokumen.
Menurut dia, pelayanan publik merupakan aspek sentral dalam penyelenggaraan pemerintahan yang kerap menjadi sorotan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah dituntut terus melakukan inovasi dan terobosan sesuai perkembangan kebutuhan masyarakat serta kemajuan teknologi.
“Penilaian ini semakin mendorong kami untuk meningkatkan kinerja dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel sebagaimana misi Pemerintah Provinsi Jambi,” ujar Sani.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jambi bersama pemerintah kabupaten/kota siap terus bersinergi dengan Ombudsman dalam memperkuat kualitas pelayanan publik sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jambi.






