Stafsus Menteri Arnanto Nurprabowo menyatakan Komdigi menyambut baik inisiatif Pemerintah Provinsi Jambi. Ia menilai kunjungan langsung seperti ini menunjukkan keseriusan daerah dalam menyampaikan kebutuhan akses internet dan penguatan kompetensi digital ASN.
“Kami akan memprioritaskan Provinsi Jambi lebih tinggi daripada daerah lain. Kunjungan khusus seperti ini menunjukkan komitmen serius dalam menyampaikan kebutuhan akses internet dan pelatihan ToT Talent Digital bagi ASN,” ujarnya.
Arnanto menjelaskan Komdigi saat ini mempercepat program Universal Service Obligation (USO) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). Tahun ini, Komdigi menargetkan penambahan ribuan perangkat VSAT di wilayah non-3T yang akan dipasang di sekolah negeri dan keagamaan, pondok pesantren, serta puskesmas, termasuk yang diusulkan melalui Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, dan Kementerian Kesehatan.
“Khusus Provinsi Jambi akan kami utamakan dan masuk radar utama karena sinergi yang baik dengan Kementerian Komdigi,” kata Arnanto.
Ariansyah menegaskan audiensi tersebut menjadi momentum bagi Jambi untuk mempercepat transformasi digital hingga tingkat desa. Ia optimistis dukungan Komdigi dapat mempercepat perluasan cakupan internet dan mengurangi ketertinggalan digital di provinsi tersebut.
“Dengan dukungan Komdigi, kami optimis Jambi akan bisa segera bebas dari ketertinggalan akses dan cakupan internet,” pungkasnya.







