Portalone.net – Warga Kota Jambi digegerkan oleh dua peristiwa dugaan percobaan bunuh diri yang terjadi di Jembatan Aurduri I, Jumat (16/1/2026). Dalam dua kejadian terpisah pada hari yang sama, satu orang berhasil ditemukan dan dievakuasi tim penyelamat, sementara satu korban lainnya hingga Sabtu (17/1/2026) pagi masih dalam pencarian.
Korban yang berhasil dievakuasi diketahui bernama Zarzani (47), warga Kelurahan Tahtul Yaman, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Zarzani diduga melompat dari Jembatan Aurduri I. Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi menemukan korban pada pukul 18.35 WIB, tersangkut di tumpukan kayu sekitar 300 meter dari jembatan.
Saat ditemukan, korban dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Petugas kemudian melakukan evakuasi dan memberikan penanganan awal sebelum membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Sebelumnya, pada hari yang sama sekitar pukul 11.30 WIB, warga juga menyaksikan seorang wanita diduga terjun dari Jembatan Aurduri I. Informasi sementara menyebutkan wanita tersebut mengenakan pakaian berwarna merah dengan potongan rambut sebahu.
Namun hingga Sabtu pagi, tim penyelamat belum berhasil menemukan korban wanita tersebut. Proses pencarian masih terus dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Batanghari di sekitar lokasi kejadian dan area hilir dari titik yang diduga menjadi tempat korban masuk ke sungai.
Dua peristiwa dalam sehari ini menyita perhatian publik dan kembali menjadi pengingat tentang pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental, termasuk peran keluarga, lingkungan, serta masyarakat untuk saling memperhatikan tanda-tanda krisis dan memberikan dukungan.
Jika Anda atau orang di sekitar Anda sedang mengalami tekanan berat, merasa putus asa, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri, segera cari bantuan, hubungi layanan darurat setempat (misalnya 112/110/119 di Indonesia) atau ceritakan kondisi Anda kepada orang yang dipercaya dan tenaga profesional (dokter/psikolog). Anda tidak harus menghadapinya sendirian.







