Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 2–8 Januari 2026. Dalam rilisnya, BMKG memasukkan Jambi ke dalam kategori waspada hujan sedang pada periode 2–4 Januari maupun 5–8 Januari, seiring potensi peningkatan hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Prospek cuaca mingguan BMKG juga menyebut Jambi berpeluang mengalami peningkatan hujan (setidaknya intensitas sedang) pada awal Januari, termasuk pada periode 2–5 Januari 2026, dan berpotensi disertai angin kencang.
Di tingkat daerah, Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi menyusul cuaca ekstrem yang memicu banjir dan longsor. Dalam keterangan BPBD, titik rawan banjir berada di sepanjang bantaran Batanghari, sementara kerawanan longsor tersebar di wilayah dataran tinggi seperti Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.
BPBD mengimbau warga, khususnya yang tinggal di kawasan rawan, untuk memantau perkembangan cuaca dan kenaikan muka air sungai, serta menyiapkan langkah evakuasi apabila kondisi memburuk. Sejumlah unsur terkait juga disiagakan untuk merespons kemungkinan dampak hujan dan peningkatan debit air.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca dan meningkatkan kewaspadaan selama periode awal Januari yang berpotensi diwarnai hujan dengan intensitas bervariasi.