Viral Video Makanan Warteg Dimakan Tikus, Ini Bahayanya!

  1. Pes

Penyakit pes disebabkan oleh bakteri berjenis yersina pestisia yang dibawa oleh tikus, tepatnya kutu yang ada di dalam hewan pengerat ini. Penyakit ini cenderung sering terjadi di lingkungan yang kumuh atau sangat padat.

Awalnya, pes akan menyebabkan gejala berupa membengkaknya kelenjar getah bening di bagian leher, ketiak, atau selangkangan. Jika tak kunjung ditangani, penyakit ini bisa memicu radang selaput otak atau meningitis yang berpotensi mematikan.

  1. Leptospirosis

Leptospirosis disebabkan oleh infeksi bakteri yang dibawa oleh tikus. Bakteri-bakteri ini masuk melalui luka terbuka. Selain itu, jika kita berada di lingkungan yang kotor atau terkena air banjir, bakteri ini juga bisa menginfeksi.

Masalahnya adalah penyakit ini bisa memicu gangguan ginjal, masalah pernapasan, hingga radang selaput otak yang bisa mematikan.

  1. Rat bite fever

Penyakit ini dipicu oleh gigitan dari tikus yang membuat bakteri spirillum minus masuk ke dalam tubuh. Gejala dari infeksi bakteri ini adalah demam tinggi, nyeri pada otot dan persendian, sakit kepala, dan muntah-muntah. Selain gigitan tikus, makanan yang sudah terkontaminasi tikus juga bisa memicu penyakit ini.

  1. Lymphocytic chorio meningitis

Penyakit ini dipicu oleh viruss berjenis choriomeningitis limfositik yang memang bisa ditemukan di hewan pengerat seperti tikus. Paparan air liur atau urine dari tikus pada makanan yang kita konsumsi bisa menjadi pemicunya.

Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait