Imlek 2026 Dibuka Tahun Kuda Api, Ini Makna dan Peta “Peruntungan” 12 Shio

Tahun Kuda Api dimulai 17 Februari, sebagian tradisi menghitung sejak awal Februari.

Portalone.net – Tahun Baru Imlek 2026 jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026 dan menandai dimulainya Tahun Kuda Api (Fire Horse) dalam kalender zodiak Tionghoa. Siklus shio tersebut berlangsung hingga 5 Februari 2027, sebelum berganti ke shio berikutnya.

Dalam tradisi astrologi Tionghoa populer, Kuda kerap dikaitkan dengan energi, gerak cepat, kemandirian, dan keberanian mengambil keputusan. Kombinasi dengan unsur Api dinilai mempertegas karakter tahun yang lebih “panas” dan dinamis dibanding tahun sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Tahun shio dimulai kapan?

Bagi kebanyakan orang, patokan pergantian shio mengikuti hari Imlek. Artinya, mereka yang lahir sebelum 17 Februari 2026 masih berada di shio tahun sebelumnya (Ular).
Namun sebagian aliran astrologi (misalnya BaZi) memakai titik musim Li Chun (sekitar 4 Februari 2026) sebagai penanda “mulainya” energi tahun baru. Perbedaan acuan ini membuat penentuan shio kelahiran di rentang awal Februari bisa berbeda tergantung metode yang dipakai.

Baca Juga:  Benarkah Lingkungan Rumah Bisa Menentukan Rezeki? Ini Faktanya!

Gambaran umum: apa yang “dibawa” Kuda Api 2026?

Sejumlah praktisi feng shui dan astrologi Tionghoa menggambarkan 2026 sebagai periode yang mendorong inisiatif dan langkah berani, dengan tempo perubahan yang lebih cepat. Astrolog dan pakar feng shui Donna Stellhorn, misalnya, menyebut nuansa Kuda Api cenderung menguntungkan tindakan tegas dan fokus pada tujuan.
Catatan yang sering ditekankan: tafsir shio bersifat kepercayaan dan tidak bisa dipastikan sebagai prediksi faktual.

Peta 12 shio di 2026: siapa yang “diuntungkan”, siapa yang perlu waspada

Berikut ringkasan kecenderungan yang paling sering muncul dalam bacaan shio Kuda Api disajikan sebagai indikasi umum, bukan kepastian.

Shio yang relatif “selaras” dengan energi Kuda Api

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *