Bahaya BBM Oplosan dan Oktan Rendah, Dampak Bagi Mesin dan Lingkungan

Dampak BBM Oplosan dan Oktan Rendah: Risiko Knocking, Mesin Boros, dan Emisi Tinggi.

Portalone.net – Bahan bakar minyak (BBM) merupakan sumber energi utama bagi kendaraan bermotor. Namun, penggunaan BBM oplosan dan bahan bakar dengan angka oktan rendah dapat menyebabkan berbagai dampak negatif terhadap mesin kendaraan, efisiensi bahan bakar, serta lingkungan.

BBM oplosan adalah bahan bakar yang telah dicampur dengan zat lain yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah atau produsen bahan bakar.

Bacaan Lainnya

Campuran ini bisa berupa pelarut, minyak tanah, atau zat aditif lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan volume bahan bakar dengan biaya lebih murah, tetapi tanpa memperhatikan dampaknya terhadap mesin.

Sementara itu, angka oktan (Research Octane Number, RON) adalah ukuran ketahanan bahan bakar terhadap tekanan dan panas sebelum terbakar secara spontan di dalam mesin.

Semakin tinggi angka oktan, semakin baik bahan bakar dalam mencegah terjadinya knocking. Kendaraan modern biasanya memerlukan BBM dengan angka oktan tinggi untuk performa optimal.

Baca Juga:  Pertamax atau Pertalite? Alasan Kenapa Pertamax Bisa Jadi Pilihan yang Lebih Baik

Dampak Negatif BBM Oplosan dan Oktan Rendah

1. Risiko Knocking (Detonasi Mesin)

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait