Setelah jas hujan benar-benar kering, lipat jas hujan dengan mengikuti pola lipatan dan sambungannya. Sehingga pada kemudian hari ketika jas hujan dipakai kembali menjadi nyaman. Kemudian masukkan ke kantong atau plastik pembungkusnya supaya lebih terlindung. Jangan sekali-kali melipat jas hujan yang masih basah, karena bisa membuatnya lengket dan susah untuk digunakan.

4. Jangan Menyimpan Jas Hujan Dibawah Jok Motor
Jas hujan sangat tidak direkomendasikan untuk disimpan pada jok motor karena bagasi di bawah jok motor sering kali terkena panas yang berlebihan dari mesin. Kalau terus menerus terpapar panas, maka material jas hujan bisa tidak lagi optimal untuk menahan air hujan.
5. Hindari Mencuci Jas Hujan Menggunakan Detergen
Bila terdapat kotoran yang susah hilang, boleh menggosok jas hujan dengan perlahan menggunakan sabun cuci piring atau air bersih saja. Caranya cukup dengan sabun yang dicampur sedikit air, lalu gosok perlahan dengan jari atau sikat gigi yang sudah tidak dipakai.
Tidak disarankan mencuci jas hujan memakai detergen, karena bahan kimia yang terkandung pada jas hujan berpotensi merusak kualitas bahan jas hujan dan akan lebih berbahaya apabila dibilas menggunakan detergen yang mengandung berbagai bahan kimia lainnya.
Cara paling aman yang bisa dilakukan adalah membilasnya menggunakan air bersih atau sabun cuci piring. Sebenarnya membersihkan jas hujan tidak perlu repot hanya cukup dengan menggunakan air dan lap basah saja sudah cukup, khususnya jas hujan berbahan dasar karet.







